ajeng

Sunday, November 27, 2005

HUKUM PRANATA PEMBANGUNAN

HUKUM PRANATA PEMBANGUNAN

TUGAS

HUKUM PRANATA PEMBANGUNAN


KASUS :

  1. Bagaimana hubungan kerja antara pembeli real estate dengan pengusaha real estate?

  2. Bagaimana hubungan kerja antara pengusaha real estate dengan pemborong bangunan?

  3. Bagaimana hubungan kerja antara pemborong bangunan dengan para mandor?

  4. Bagaimana hubungan kerja antara para mandor dengan para tukang?

  5. Bagaimana hubungan kerja antara pemborong bangunan dengan leveransir?




  1. Hubungan kerja yang terjadi antara pembeli real estate dengan pengusaha real estate merupakan hubungan kerja jual beli. Yaitu antara penjual dan pembeli setuju dengan harga yang telah ditetapkan, bahkan pada era sekarang ini banyak sekali sistem pembayaran yang menggunakan sistem kredit. Dalam hubungannya antara pembeli real estate dengan pengusaha real estate adalah kesepakatan jual beli. Rumah-rumah yang telah dikehendaki oleh para pembeli real estate akan dibayar sesuai dengan harga atau kesepakatan yang telah ditentukan oleh para pengusaha real estate. Jadi, hubungan yang ada merupakan hubungan kesepakatan antara penjual dan pembeli dalam hal ini antara pengusaha real estate dengan para pembeli real estate.


  1. Hubungan kerja antara pengusaha real estate dengan pemborong bangunan merupakan hubungan kerja pemborong. Yang berarti pemborong menerima harga borongan dan pemborong mengambil keuntungan dari harga borongan tersebut. Pada hubungan ini pengusaha real estate menyerahkan sepenuhnya pekerjaan kepada pemborong bangunan. Seluruh pekerjaan harus berdasar pada spesifikasi pekerjaan, untuk menilai dan mengawasi jalannya pekerjaan pemborong. Dalam hal material atau bahan-bahan bangunan di suplay langsung oleh pemilik atau owner, pemborong hanya mengawasi jalannya pekerjaan saja (tenaga saja). Focus utama dari hubungan pemborong bangunan dengan pengusaha real estate adalah pada pengerjaannya, yaitu pengusaha real estate lebuh menuntut pekerjaan yang sempuran dari para pemborong bangunan. Jadi, hubungan antara pemborong bangunan dengan pengusaha real estate merupakan hubungan yang berfokus pada pengerjaannya.


  1. Hubungan kerja antara pemborong bangunan dengan para mandor merupakan hubungan kerja perburuhan. Hubungan dimana para mandor bangunan mendapatkan upah yang tetap dan tunjangan-tunjangan lainnya secara rutin dari pihak pemborong bangunan. Dalam hal ini mandor melakukan pekerjaan yang dikehendaki oleh pemborong bangunan dan sebaliknya mandor bangunan mendapatkan hak-haknya sesuai dengan kesepakatan yang telah ditentukan antara pihak pemborong bangunan dengan mandor bangunan. Pada masa sekarang ini terdapat hubungan perjanjian kerja dimana para mandor bangunan mengadakan kontrak kerja dengan para pemborong bangunan dalam waktu tertentu. Apabila pekerjaan yang dikerjakan telah selesai maka secara langsung kontrak kerja juga selesai, akan tetapi kontrak dapat diperpanjang sesuai dengan keperluan pengerjaan bangunan. Dalam hal ini hubungan kerja antara pemborong bangunan dengan para mandor bangunan merupakan hubungan kerja perburuhan yang profesional antara para pekerja dengan para pekerja, yaitu atasan (para pemborong bangunan) dan bawahan (para mandor bangunan).


  1. Hubungan kerja antara para mandor dengan para tukang juga merupakan hubungan kerja perburuhan. Sama halnya dengan hubungan kerja antara para pemborong bangunan dengan para mandor bangunan. Hubungan kerja timbal balik, yaitu para pekerja atau tukang mengerjakan kewajibannnya (pekerjaan) dan mendapatkan hak-haknya dari pengusaha real estate yang diberikan langsung oleh para mandor bangunan. Atau hubungan kerja antara pihak tukang dengan pihak pengawas bangunan dalam hal ini mandor bangunan bertindak sebagai pelaku atau pengawas jalannya pekerjaan, sedangkan tukang hanya menjalankan perkerjaan sesuai dengan permintaan.


  1. Hubungan antara pemborong bangunan dengan leveransir merupakan hubungan jual beli. Yaitu hubungan kesepakatan. Antara pemborong bangunan dengan leveransir telah terjadi kesepakatan atau persetujuan mengenai pekerjaan atau suatu hal lainnya.





NAMA : AJENG AYU PURWANI

NIM : 5 1 5 1 4 0 3 0 1 8

NO HAPE : 0 8 1 2 2 9 1 4 0 0 9